Memilih Varietas Padi yang Tepat untuk Produktivitas Optimal

Hamparan sawah dengan varietas padi yang sesuai agroekosistem

Hasil padi dipengaruhi banyak faktor luar: kesuburan tanah, cuaca, ketersediaan air, serta gangguan hama dan penyakit. Faktor-faktor ini sering di luar kendali petani, atau sulit diubah tanpa biaya besar.

Contohnya, lahan sawah pasang surut umumnya rendah kesuburannya. Untuk menaikkan pH tanah sawah dari 4 menjadi 5, diperlukan sekitar 2 ton kapur pertanian atau dolomit per hektare. Biaya ini berat bagi kebanyakan petani.

Solusinya: Pilih Varietas yang Tepat

Cara paling efisien untuk meningkatkan produktivitas adalah memilih varietas yang cocok dengan kondisi agroekosistem setempat. Varietas yang sesuai mampu menyesuaikan diri dengan faktor lingkungan yang sulit diubah, sehingga yang kita sesuaikan adalah tanamannya, bukan lingkungannya.

Kelompok Varietas Menurut Agroekosistem

AgroekosistemKelompok varietas
Sawah irigasiInpari
Lahan kering (padi gogo)Inpago
Lahan rawaInpara
Lahan pasang surut terintrusi air lautInpari Salin

Daftar lengkap tersedia dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi. Contoh beberapa varietas dibahas di tulisan Varietas Unggul Baru Padi.

Semoga bermanfaat. Salam inovasi.

Baca juga

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.